Breaking News

Kawal Pemilu 2019, Soputan Ajak Masyarakat Jadi Pengawas Partisipatif


Tomohon,CM- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon, melaksanakan sosialisasi Pengawasan Tahapan Pemilihan Umum 2019, "Dalam Rangka Pengawasan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2019 di Kota Tomohon.", Bertempat di D'Rogs Cafe dan Resto. Kamis (11/4).

Meidy Yafeth Tinangon, S.Si M.Si, selaku Komisioner KPU Sulawesi Utara, yang menjadi pemateri dalam sosialisasi ini mengatakan, tinggal 6 hari lagi tahapan pencoblosan akan dilangsungkan. Pada tanggal 13 April sebagai Kampanye terakhir, sedangkan pada tanggal 14, 15 dan 16 sudah memasuki masa tenang.

"Kami berharap, pemilu tahun 2019 ini, semua elemen masyarakat di Kota Tomohon, dapat berpartisipasi, bukan hanya memberikan hak suara namun juga diwujudkan dengan mengawasi dan menjadi relawan penyelenggara, untuk mensosialisasikan kepada sesama terkait Pemilu serentak. Intinya, ajak mereka untuk mencoblos, sesuai hati nurani, tanpa paksaan, bukan memilih Golput." kata Tinangon.

Sementara, Ketua Bawaslu Tomohon Deisy T Soputan, mengungkapkan, "Sosialisasi ini dilaksanakan, dengan mengikutsertakan, Organisasi Kemasyarakatan, Kepemudaan, Agama, serta Pers, sebagai perpanjangan tangan, agar bisa menyampaikan kepada seluruh masyarakat khususnya pemilih terkait dengan Pemilu 2019 ini, diantaranya bagimana apa saja yang bisa kita lakukan dan tidak bisa dilakukan." terangnya.

Soputan mengakui, "Personil Bawaslu Kota Tomohon hanya ada 284 orang, namun pemilih di Kota Tomohon kurang lebih sebanyak 72 ribu orang, sangat tidak cukup untuk mengawalnya. Untuk itu, saya mengajak masyarakat jadilah pengawas partisipatif untuk mengawal, mencegah, dan mengawasi Pemilu serentak ini, sehingga tidak lagi terjadi kecurangan." ketusnya. (micky)




Tidak ada komentar