Breaking News

Tiga Rumah Dilahap "Si Jago Merah" di Matani 1, Wongkar Turun Langsung Bantu Padamkan Api

Kasat Pol PP dan Anggota serta masyarakat sekitar sementara membantu memadamkan api, kebakaran di Kelurahan Matani I, Kecamatan Tomohon Tengah.
Tomohon,CM-Kembali lagi musibah kebakaran rumah terjadi di Kota Tomohon, tepatnya  di Kelurahan Matani Satu, Lingkungan II, Kecamatan Tomohon Tengah. Rabu 
27 Februari 2019, sekira pada pukul 13.00 Wita.

Informasi yang didapat dari pihak Kepolisian, ada tiga rumah yang dilahap si jago merah. Masing-masing Keluarga Mawikere - Anes, Keluarga Yonggara - Worotikan (JW Printing), dan Keluarga Talibonso - Anes. Awal sumber api diketahui berasal dari rumah Keluarga Mawikere -Anes yang ditempati oleh Keluarga Toli- Turambi, setelah itu menyebar ke rumah lainnya.

Mendapat laporan adanya kebakaran di Kelurahan Matani Satu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat) Kota Tomohon Syske Wongkar S.Pd langsung mengarahkan Satuan Pemadam Kebakaran (Sat-Damkar), segera turun langsung untuk memadamkan api tersebut.

Saat itu juga Wongkar beserta anggota dan 5 Unit mobil Damkar bergegas ke lokasi kebakaran dan memadamkannya. Serta di bantu dengan 1 unit mobil Armor Water Canon milik dari Polres Tomohon. Api pun berhasil dipadamkan dan tidak menyebar lebih luas lagi ke rumah penduduk lainnya.

Setelah api padam, pihak Polres Tomohon langsung memasang Police line untuk di Identifikasi lebih lanjut, apa penyebab terjadinya kebakaran.

Pada kesempatan itu, usai membantu memadamkan api Kasat Pol PP perempuan pertama di Kota Tomohon ini mengatakan, "Segenap mewakili pemerintah, kami turut prihatin atas terjadinya musibah ini. Saya menghimbau kepada masyarakat lainnya, agar tetap waspada akan peralatan listrik, elektronik dan rumah tangga, yang telah dipakai tapi lupa dimatikan atau dicabut. Salah satunya peralatan memasak, lebih baik pastikan dulu sehingga tidak terjadi yang tidak kita inginkan." kata Wongkar.

Sementara, sesuai keterangan pemilik salah satu dari tiga rumah yang terbakar (saksi) kepada  pihak berwajib (Perwira Pengawas Ipda Simon), saat saksi Lince Turambi (51) berada dalam rumah, bersama dengan Eirene Palar dan anak-anak, kemudian pada pukul 13.00 Wita melihat di kamar belakang rumah sudah ada nyala api,  semua panik dan sambil berteriak, kami pun langsung lari keluar rumah menuju jalan raya untuk minta pertolongan warga sekitar. (micky)

Tidak ada komentar