Breaking News

Perceraian di Tomohon Meningkat, Wenur Dorong Pemkot Tingkatkan Kualitas SDM

Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Junita Linda Wenur, MAP. 
(Foto Micky/Ist)


Tomohon,CM- 
Tingkat perceraian di Kota Tomohon semakin meningkat dari tahun sebelumnya. Sesuai data yang dirangkum wartawan media ini, di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), pada 2018 lalu angka perceraian meningkat menjadi 56 kasus. Dibandingkan, dengan tahun 2017 yakni sebanyak 40-an kasus.

Peningkatan angka perceraian ini, membuat keprihatinan dari sejumlah pihak. Salah satunya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tomohon Ir Miky Junita Linda Wenur, MAP.

Menurut dia, pemerintah harus berperan aktif meminimalisir akan kasus perceraian yang terjadi di Kota Tomohon.

"Faktor perceraian yang dialami sejumlah keluarga khususnya yang menikah muda, paling banyak ditemukan karena masalah ekonomi. Ini menjadi tanggung jawab bagi kita dan pemerintah kota Tomohon untuk selalu berperan aktif menanggapi akan polemik di tengah masyarakat." kata Wenur diruangannya, saat diwawancarai wartawan media ini. Rabu, (6/2).

Lanjutnya, "Ini menjadi tanda awas bagi kita semua. Untuk itu, kami selaku wakil rakyat di DPRD Kota Tomohon, terus mendorong Pemerintah agar lebih aktif dan serius meningkatkan program terhadap kualitas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), contohnya melakukan kegiatan pelatihan Ekonomi." jelas Wenur.

"Jika peningkatan kualitas SDM telah berjalan baik kedepannya, dengan melakukan pelatihan ekonomi, pastinya akan menjawab polemik yang terjadi ditengah masyarakat." aku Wenur.

Ditambahkannya, selain peran pemerintah, sangat penting adanya perhatian dari tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk meminimalisir meningkatnya kasus perceraian ini. 

"Sangat diharapkan, pada tahun 2019 dan seterusnya, tidak ada lagi keluarga di Kota Tomohon yang cerai." tutup Istri tercinta dari Anggota DPD RI Senator Ir Stefanus BAN Liow MAP. (micky)

Tidak ada komentar