Breaking News

Pemilu 2019 Semakin Dekat, PPK dan PPS Tomsel 'Jemput Bola'

Ketua PPK Tomohon Selatan Johnly Gigir
Tomohon,CM-Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2019, tinggal menghitung hari. Panitia pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kota Tomohon melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Pantia Pemungutan Suara (PPS) terus mendata hak setiap masyarakat untuk mengikuti pesta demokrasi yang akan digelar pada 17 April mendatang.

Dari tahapan DPTHP-2 (DPT Hasil Penyempurnaan) se-kota Tomohon sebanyak 70.969 pemilih, setelah dilakukannya perbaikan menjadi 71.936 pemilih, ketambahan 967 pemilih baru.

Kepada wartawan media ini, Ketua PPK Tomohon Selatan Johnly Gigir mengatakan, khususnya di Kecamatan Tomohon Selatan telah terdata sebanyak 17.746 pemilih. Namun dia mengakui  masih terus mendata dengan melakukan jemput bola, untuk dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK), tahap pertama telah dilakukan pleno pada tanggal 17 Februari 2019 beberapa hari lalu. saat ini dimulai dengan tahap kedua.

Pemilih yang sudah terdata dalam DPT, namun ingin pindah memilih di TPS yang berbeda dari lokasi yang sudah didata. Pemilih yang ingin pindah memilih harus mengurus surat pindah memilih (form A5) di Panitia Pemungutan Suara (PPS/kelurahan) paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara 17 April 2019. Petugas PPS akan mencoret nama yang sudah terdata dan memberikan form pindah memilih (A5) untuk diserahkan ke KPU kelurahan tujuan lokasi mencoblos.

Pemilih pada DPTb punya kesempatan menggunakan hak pilih yang sama dengan pemilih DPT yaitu antara pukul 07.00-13.00 waktu setempat, dengan membawa form A5 dan e-KTP. Sedangkan DPK hanya bisa menggunakan hak pilihnya satu jam terakhir sebelum TPS ditutup yaitu pukul 12.00-13.00 waktu setempat, dengan catatan selama surat suara masih tersedia.

“Yang boleh mendaftar untuk DPK pada hari pemungutan suara hanya yang belum terdaftar di DPT dan DPTb. Dan yang bisa masuk di DPTb pun hanya yang terdaftar di DPT dan pindah memilih. Jadi, kalau pemilih pindahan itu tidak mengurus surat pindah memilih paling lambat tanggal 9 Maret, dia tidak bisa datang ke TPS tujuan dengan menunjukkan KTP elektronik,” kata Gigir, Kamis (21/2/2019).

Gigir menghimbau, "Marilah kita sukseskan pesta demokrasi tahun 2019 ini. Untuk itu, sangat diharapkan kepada masyarakat, jika belum terdaftar di DPT, DPTb dan DPK, agar menghubungi PPS setempat. Ataupun menerima Panitia yang turun langsung menjemput bola untuk mendata diwilayahnya." himbau dia. (micky)

   




Tidak ada komentar