Breaking News

Muftiani: Bendahara Penerimaan dan Pengeluaran Tak Usah Takut, Jika Dipanggil


Tomohon,CM- Berdasarkan surat tugas dengan nomor 24/ST/XIX/MND/01/2019, perihal pemeriksaan Interim LKPD TA 2018, pada hari ini Rabu 6 Februari 2019, Tim BPK RI telah tiba di Kota Tomohon.

Tim BPK RI yang diterima langsung oleh Walikota Jimmy F Eman, SE.Ak, bersama jajaran diantaranya, Tangga Muliaman Purba (Penanggung Jawab), Amin Adab Bangun (Wakil Penanggung Jawab), Ana Muftiani (Pengendali Teknis), Yulianti Suwarsi (Ketua Tim) bersama anggota diantaranya, Muhammad Kelik Juniarto dan Fitri Annisa Pharmahersa.

Pada kesempatan itu, Ana Muftiani selaku Pengendali Teknis, menyampaikan terima kasih kepada walikota yang telah menerima secara resmi untuk melakukan pemeriksaan selama 35 hari ke depan.

"Kami begitu merepotkan bapak dan ibu yang ada di lingkup pemerintahan Pemkot Tomohon. Ini merupakan pemeriksaan yang rutin setiap tahunnya, sesuai protap BPK, dengan tim yang berbeda-beda, untuk menilai setiap Pemerintah Daerah." kata Muftiani.

Muftiani menjelaskan, tim BPK akan turun ke lapangan. Ketika para bendahara dipanggil untuk dimintai keterangan, wajib hadir dan tak usah takut dan segera datang menghadap tim BPK.

"Bagi bendahara-bendahara penerimaan dan pengeluaran, ketika dipanggil untuk pengambilan sampel, bukan berarti ada penyimpangan, tetapi langsung datang saja menghadap tim BPK." jelas Muftiani.

Lanjut dia, "Kami menegaskan, selama pemeriksaan, para pejabat yang nantinya tugas luar, harus seijin tim BPK. Semoga selama pemeriksaan LKPD TA 2018 ini, Kepala Perangkat Daerah tidak ada yang keluar daerah, sehingga berjalan lancar." tegas Muftiani.

Ia mengakui, "Tomohon telah meraih WTP 5 kali secara beruntun. Oleh karena itu, kami ingin Pemerintah Daerah khususnya Pemkot Tomohon, setiap tahun semakin baik, sehingga ditahun 2019 ini kembali prestasi WTP untuk ke-6 kalinya." tutup Muftiani. (micky)

Tidak ada komentar