Breaking News

Lurah se-Kota Tomohon Dilatih Pengelolaan "Dahan"


Tomohon,CM- Dahan (Dana Kelurahan) sebesar 15,5 Miliar rupiah, akan segera diluncurkan oleh Pemerintah, kepada 44 kelurahan se-Kota Tomohon. Dimana setiap kelurahan mendapatkan dana sebesar 352 juta rupiah lebih.

Berdasarkan UU RI nomor 12 tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019, kota Tomohon menjadi keistimewaan karena mendapatkan Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan.

Penyaluran Dahan ini dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama, akan dilakukan pada bulan Januari dan paling lambat bulan Mei. Kedua, paling cepat bulan Mei dan paling lambat bulan Agustus.

Sebelum disalurkannya Dahan ini, Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), menggelar Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran bagi Lurah serta Operator Kelurahan, dalam mengoptimalisasi sistem informasi e-budgeting, yang dilaksanakan di Hotel Sutan Raja, Minahasa Utara (Minut), Senin (11/1/2019).

Dalam sambutannya, Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak yang dibacakan Sekretaris Kota (Sekkot), Ir Harold Lolowang MTh MSc yang juga membuka rankaian kegiatan ini mengatakan, bahwa pelatihan ini merupakan upaya Pemkot Tomohon, untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam melaksanakan proses perencanaan dan penganggaran sebagaimana telah diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Tentunya, Dahan ini merupakan dukungan pendanaan bagi Kelurahan untuk kegiatan pembangunan sarana dan prasarana serta kegiatan pemberdayaan masyarakat. 

"Dengan dialokasikan dana untuk kelurahan ini, diharapkan akan memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan publik kepada seluruh komponen masyarakat se-Kota Tomohon," kata Lolowang.

Lanjutnya, "Pelatihan ini harus dimanfaatkan dengan baik, untuk meningkatkan pengetahuan mengenai perencanaan dan penganggaran. Mulai dari penyusunan rencana kerja (Renja), penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) dan sampai pada proses dokumen pelaksanaan anggaran," jelasnya.

Ditambahkan, bahwa Lurah yang diamanatkan berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri RI nomor 130 tahun 2018 sebagai Pengguna Anggaran harus memahami dengan baik tugas dan kewenangannya. 

"Lurah dalam proses perencanaan dan penganggaran dikelola secara tertib, taat, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggungjawab," tegas Lolowang.

Kegiatan ini  akan berlangsung dari tanggal 11-13 Februari 2019, acara ini dihadiri Kepala BPKPD Kota Tomohon, Drs Gerardus Mogi dan perwakilian Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Kasie Intel, Wilke Rabeta SH dan diikuti para sekertaris kecamatan, lurah dan operator masing-masing kelurahan. (micky)

Tidak ada komentar