Breaking News

Buka Kegiatan KIE, Ini Pesan Lolowang Kepada Remaja di Kota Tomohon


Tomohon,CM- Sejumlah Remaja saat ini diperhadapkan dengan beberapa persoalan yang sangat mengganggu masa depan, diantaranya kehamilan tidak diinginkan atau hamil di luar nikah, terinveksi akan penyakit HIV-AIDS, terlibat Narkoba dan ada banyak lagi masalah lainnya yang dialami para generasi muda khususnya di Kota Tomohon.

Menseriusi persoalan ini, Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah menggelar kegiatan Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) tentang kesehatan reproduksi remaja, bertempat di Wale MC Temboan Kelurahan Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur, Senin (4/2/19).

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang M.Sc yang secara resmi membuka kegiatan mengatakan, Tujuan kegiatan ini agar peserta memiliki pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja. Kedepannya untuk perubahan perilaku kelompok masyarakat khususnya generasi muda agar dalam pergaulan selalu mengedepankan nilai moral yang berlandaskan agama, guna terwujudnya generasi berencana yakni remaja yang sehat dan tangguh.

"Saya berpesan serta mengajak para generasi muda, remaja yang ada di Kota Tomohon untuk selalu bertekad katakan tidak pada pernikahan dini, seks bebas dan narkoba, sehingga generasi Emas selalu menjadi generasi penerus kebanggaan kita semua." ajak Sekot Lolowang.

Menurut dia, "Untuk mencegah  remaja terhindar dari permasalahan tentunya peran sekolah, keluaga  serta adanya wadah sebagai wahana membangun dan mengembankan diri, sangat penting yakni pusat informasi konseling remaja (PIK-R) wadah dari remaja oleh remaja untuk remaja." kata Sekot Lolowang.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah Kota Tomohon juga sebagai Asisten Umum Sekda Kota Tomohon Ir. Corry Caroles dalam laporannya mengatakan, bahwa acara ini merupakan kegiatan yang sangat strategis dan mempunyai dampak yang sangat besar untuk kemajuan generasi bangsa Indonesia lebih khusus kemajuan generasi Kota Tomohon.

Diketahui, menurut Bank Dunia usia 10-24 Tahun terdapat 5 transisi kehidupan yang harus dilalui remaja yakni, melanjutkan sekolah, mencari pekerjaan, memulai kehidupan berkeluarga, menjadi anggota masyarakat dan mempraktekkan hidup sehat.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Drs Sugiyatna MM, dr. Jack Poluan,Kabid KSPK Sitti K Takalamingan SSos MAP dan tim, Pengurus Lembaga Perlindungan Anak Christo Bless Eman serta sebagai peserta dari unsur tokoh agama (Pdt) dan unsur remaja pengurus PIK-R. (micky)

Tidak ada komentar