Breaking News

Sepekan Buron Usai Perkosa Anak Dibawah Umur, AT Diciduk Team URC Totosik




Tomohon,CM-Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tanggah (KDRT) bahkan Kasus Pemerkosaan atau kasus Asusila meningkat di Tanah Nyiur Melambai.



Bahkan diawal tahun 2019 ini, Masyarakat Celebes bagian Utara dihebohkan dengan kasus Pemerkosaan yang dilakukan pria berinisial AT (20) warga Kelurahan Kakaskasen II,  Lingkungan II, Kecamatan Tomohon Utara, yang telah memperkosa perempuan dibawah umur berinisial WS (15).



Setelah delapan hari berpetualang, AT yang diduga melarikan korban, berakhir pada hari jumat 11 Januari 2019 di tangan Team URC Totosik yang  dipimpin oleh Ka Team Bripka Yanny Watung. AT diciduk di kediaman keluarga terduga di kota Manado.



Team URC Totosik mulai melacak AT berawal dari Laporan ibu korban yang berinisial MM, bahwa anaknya WS, berumur 15 tahun, Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Tinggal Di Kecamatan Tomohon Utara, telah di perkosa kemudian di larikan sejak tanggal 3 januari 2019.



Sesuai yang di interogasi awal oleh Ka Team URC Totosik, Kronologis pertemuan AT dan WS berawal dari media sosial Facebook kemudian membuat janji bertemu di depan kios salah satu Kelurahan Di Kecamatan Tomohon Utara.



Setelah bertemu pada hari Kamis tanggal 3 Januari 2019 Pukul 22.00 Wita, AT mengajak WS berjalan-jalan dengan menggunakan mobil angkot, dan mengarah di Kelurahan Tinoor, kemudian meninggalkan kendaraan selanjutnya berjalan kaki menuju arah Desa Warembungan Kecamatan Pineleng.



Lanjut dalam perjalanan, AT mengajak WS untuk mampir di gubuk pinggir jalan, kemudian melangsungkan perbuatan pemerkosaan dan berhasil melakukan persetubuhan di tempat duduk di salah satu gubuk milik warga.



Sekira 3 hari AT dan WS dalam perjalanan dan melakukan hubungan badan, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kota Manado dan tinggal di rumah keluarga AT di Kelurahan Sumompo.



Menurut keterangan kepada Team URC Totosik bahwa AT sebelumnya bekerja di Papua dan telah menghamili perempuan di Papua dan melarikan diri pulang ke Kota Tomohon.



"Saat ini AT diserahkan ke Unit Reskrim Polres Tomohon, untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, serta AT lagi merasakan dinginnya Hotel 'Prodeo' di Kota Sejuk." jelas Watung. (micky)

Tidak ada komentar