Breaking News

Alkitab Bahasa Tombulu Diluncurkan di Kota Religius



Tomohon,CM- Setelah berproses selama 17 tahun, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) akhirnya bisa menerbitkan Alkitab Perjanjian Baru berbahasa Tombulu. Penerbitan Alkitab Bahasa Tombulu itu hasil kerjasama LAI dengan Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) dan Wycliffe Bible Translators Inc, sebuah lembaga donor internasional berkedudukan di Orlando, Amerika Serikat. 

Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Tombulu itu pun diluncurkan. Peluncuran tersebut dilaksanakan dalam bentuk ibadah yang dipimpin Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina MTh, di Aula Anugerah Hall Tomohon, Kamis (29/11).

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak selaku Ketua Panitia mengatakan, dengan diluncurkannya Alkitab Perjanjian Baru dalam Bahasa Tombulu ini, semakin memperkaya budaya masyarakat lokal. Di samping itu, GMIM dan Kota Tomohon akan menjadi pelaku sejarah.

“Hari ini, akan tercatat dalam sejarah bahwa Alkitab Perjanjian Baru dalam Bahasa Tombulu telah ada. Dan kita semua akan pula disebut sebagai pelaku-pelaku sejarah,” ujar Walikota JFE.

Menurut Eman, proses penerbitan Alkitab berbahasa Tombulu itu memerlukan waktu 17 tahun, serta melibatkan berbagai pihak, termasuk penerjemah dan konsultan dari luar negeri.

Acara yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu, diisi dengan pementasan seni, tarian budaya serta diwarnai dengan prosesi penyerahan Alkitab oleh Walikota Eman kepada seluruh pendeta dan lanjut usia yang hadir.

Turut hadir, Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky J L Wenur MAP, Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait SIK SH MSi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tomohon Pdt Simon Rawis SPAK MPDK, Direktur The Seed Company Mr Greg Gammon, Direktur Lembaga Alkitab Indonesia perwakilan Manado Ansye Titaheluw, Wycliffe Global Alliance USA Douglas Peek, Pimpinan Pusat Penerjemah Alkitab Ayu Suwandi, para pendeta dan pelayan khusus serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon. (micky)