Breaking News

Okum ASN Tomohon Mabuk dan Aniaya Wartawan



Tomohon,CM-Kembali lagi terjadi kasus penganiayaan terhadap wartawan di Kota Tomohon, beberapa waktu lalu.

Hal itu terjadi kepada Yongky Sumual, Wartawan Media Online sulut.kabardaerah.com yang sehari-harinya bertugas di Wilayah Kota Tomohon dianiaya oleh RM alias Oki, oknum ASN di Sekretariat Daerah Kota Tomohon.

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19:00 Wita tersebut membuat korban mengalami pusing dan muntah-muntah.

Informasi yang dihimpun dari para saksi mata di Tempat Kejadian Perkara (TKP), awalnya korban dengan tersangka terlihat akrab karena memang keduanya telah kenal sejak lama.

Namun, tiba-tiba korban dipukul di bagian kepala sebelah kanan dengan sangat keras. Akibatnya, korban muntah. Korban yang ingin membalas akhirnya mengurungkan niatnya dan melaporkannya ke Polres Tomohon yang hanya berjarak 100 meter dari TKP.

Dari pengakuan korban dan saksi, tersangka yang sudah dipengaruhi minuman keras sebelumnya juga telah mengejar dua wartawan lainnya. Namun keduanya sempat menghindar.

Setelah melakukan aksinya, tersangka dipulangkan ke rumah. Setelah mendapat laporan, Tim Totozik dibawah pimpinan Katim Yani Watung kemudian menjemput tersangka di rumahnya.

Mirisnya lagi, setelah dibawa ke Mapolres Tomohon, tersangka masih juga mau memukul sejumlah wartawan yang berada di situ.

Sejumlah wartawan yang sehari-harinya bertugas di Tomohon meminta agar pihak penegak hukum memrosesnya secara adil sesuai perbuatan tersangka.

‘’Ini juga untuk keamanan kami melaksanakan tugas. Terus terang, dengan kejadian ini nyawa kami terancam,’’ ucap Adrianus Pusungunaung (Koran Manado), Donny Masengi (Aspirasinews.com), Micky Ratag (Cahayamanado.co.id), Cliff Manopo (Nusantarainfo.co.id) mewakili wartawan-wartawan yang meliput di Tomohon.

Kapolres Tomohon AKBP I Ketut Agus Kusmayadi SIK membenarkan peristiwa pemukulan tersebut. ‘’Ya, sementara diproses. Tentunya akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Saat ini tersangkanya sudah kami tahan untuk diproses,’’ tegas Kusmayadi. (micky)