Breaking News

Jelang Pengucapan Syukur Tomohon, Gas LPG Kg Aman

Foto Ilustrasi

Tomohon,CM-Kota Tomohon pada tanggal 12 Agustus nanti akan melaksanakan pengucapan syukur. Kebutuhan rumah tangga salah satunya tabung gas LPG 3 kg, membuat sejumlah warga mengkhawatirkan akan ketersediaannya.

Namun demikian, pemerintah kota Tomohon menjamin bahwa ketersediaan tabung gas pada level aman.

"Kami telah berkoordinasi dengan pihak pertamina dan pihak pertamina menjamin untuk ketersediaan bahan bakar gas bagi Rumah tangga di kota Tomohon aman." Demikian dikatakan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Tomohon Harny Korompis SE.

Menurutnya, diakui pada minggu yang lalu sempat terjadi keterlambaan yang mengakibatkan kekosongan di beberapa pangkalan gas di Tomohon.

"Ya benar ada beberapa warga yang mengeluhkan adanya kekosongan tabung gas di beberapa pangkalan dan kami langsung berkoordinasi dengan pihak agen dan pihak pertamina khususnya" ujar Korompis, Minggu (29/7).

Dikatakan pula, bahwa pihak pertamina SulutGo melalui Parrama Ramadhan Amyjaya selaku Sales Executive LPG Area Sulawesi Utara dan Gorontalo telah menjelaskan alasan keterlambatan pengiriman melalu kapal laut.

Menurut Parrama, telah terjadi kerusakan pada salah satu kapal Laut dan adanya cuaca buruk di laut akhir-akhir ini sehingga terjadi keterlambatan pengiriman.

"Pihak pertamina menyampaikan bahwa dari hasil evaluasi bulan Januari hingga Juni 2018, ketersediaan tabung gas di Tomohon telah melebihi kuota, jadi apabila terjadi kekosongan itu dikarenakan faktor pengiriman." aku Parrama.

Selanjutnya, pemerintah kota Tomohon menghimbau kepada warga agar terus melaporkan kepada pemerintah setempat atau menghubungi nomor telepon aduan yang ada di pangkalan masing-masing, baik telepon aduan pertamina maupun Pemkot Tomohon bila terjadi hal yang tak di inginkan.

Demikian pula ditegaskan soal harga harus sesuai HET Rp.18.000/tabung 3kg di kota Tomohon. "Jika terbukti ada pangkalan yang menjual tabung tidak sesuai aturan main maka konsekwensinya pada penindakan dan pencabutan izin pangkalan," katanya. (micky)

Tidak ada komentar