Breaking News

Ketua PKB Sinode Tak Hadiri Kegiatan PKB Wilayah Tombatu Timur, Panitia: Memang Beda dengan Pnt Stefa

Lomba Gerak Jalan PKB Wilayah Tombatu Timur dalam rangka HAPSA PKB. (Foto:ist)
CahayaManado.co.id, MITRA - Lomba Gerak Jalan Cepat Tepat Pria Kaum Bapa tingkat Wilayah Tombatu Timur dalam rangka Hari Persatuan (Hapsa) PKB GMIM berlangsung sukses, meriah dan antusias, Sabtu (5/5/2018)

Gerak jalan ini melibatkan 7 orang/anggota tiap kolom se-wilayah Tombatu Timur dan dibuka dengan ibadah pukul 05.00 Wita di Jemaat Betel Winorangian selanjutnya Sekda Mitra Robby Ngongoloy melepas peserta lomba yang mengambil rute Desa Mundung Raya, Esandom Raya dan Molompar Raya dengan lokasi finish di depan gereja Eben Haezer Molompar diikuti oleh 6 jemaat yakni, Jemaat Zaitun Mundung diikuti 15 Kolom, Syalom Esandom 16 Kolom, Maranatha Molompar 16 Kolon , Eben Haezer Molompar 11 Kolom, Elim Tonsawang 6 Kolom dan Betel Winorangian 8 Kolom diikuti sekira 500an peserta yang ada.

Kegiatan ini juga dihadiri Calon Wakil Bupati Mitra Joke Legi bersama istri, Kaban BPM Mitra, Jotje Wawointana, Camat Tombatu Timur Jan Wawointana SE, Kapolsek Tombatu Wensy Saerang, Wakil Ketua Wilayah Andris Manoppo, Ketua PKB Wilayah Frits Mokorimban dan semua Pendeta, Penatua Syamas se-Wilayah Tombatu Timur.

Apolos Manoppo SE selaku Ketua Panitia menyatakan kegiatan lomba ini untuk membangun kebersamaan dalam kepelayanan pada anggota jemaat di Wilayah Tombatu Timur.

"Kegiatan ini untuk kebersamaan agar ada interaksi untuk satu sama lain," ungkapnya.

Kegiatan ini selain mendapat hadiah juara 1-3 juga door prize berupa mesin paras yang disumbangkan James Sumendap selaku Bupati Mitra yang sedang cuti.

Namun ditambahkan Apolos bahwa ada sesuatu yang kurang mengenakan terkait kehadiran Ketua PKB Sinode yang terkesan tidak kooperatif dengan panitia.

"Sangat disayangkan  Ketua PKB Sinode tidak hadir dalam kegiatan ini padahal sudah jauh-jauh hari dihubungi dan kami temui langsung sudah fix beliau akan hadir. Tapi kami heran tak datang dan perwakilan komisi sinode juga tidak ada. Atau minimal terkonfirmasi sehingga kami bisa menghubungi komisi PKB Sinode yang lain," jelasnya.

Menurutnya 4 hari sebelum hari panitia berupaya menemui Pnt Vicky di Manado namun tidak ketemu. Akhirnya diutus salah satu panitia 2 hari sebelum kegiatan namun oleh Aspri Pnt Vicky menyatakan bahwa beliau tidak ada di tempat padahal diketahui ada oleh panitia itu.
"Sehari sebelum hari H kami hubungi lagi melalui Sekda Mitra Bapak Robby Ngongoloy namun Pak Pnt katakan SMS saja karena sibuk. Parahnya saat SMS maksud dan tujuan tidak ada balasan sampai hari H pelaksanaan kegiatan tidak ada perwakilan dan tidak ada konfirmasi dari pihak Pnt Vicky," katanya.

Senada dikatakan, Pnt PKB Ridel Lumintang, S.Sos terkait sikap dari Pnt Vecky Lumentut yang dinilai tidak bertanggungjawab dalam pelayanan.

"Seharusnya kalau Pnt Vicky ada beban dalam pelayanan pasti masalah kehadiran akan menjadi jadwal utama dalam agenda dia. Apalagi sudah dihubungi panitia dan komisi wilayah seharusnya kalau berhalangan hadir bisa diwakilkan oleh komisi lain atau terkonfirmasikan jika ada halangan," ungkapnya.

Sementara Pnt Sim Aruperes, Jemaat Elim Tonsawang menyatakan pelayanan Pnt Vicky saat ini beda dengan masa Pnt Stefa Liow yang sangat peka dalam kegiatan wilayah dan jemaat.

"Masa Pnt Stefa sangat peka dalam pelayanan kalau sudah di hubungi dia pasti hadir," ungkapnya.

Hal ini juga diamini beberapa komisi yang ada di Wilayah Tombatu Timur.

" Pnt Vecky terkesan tidak peduli dengan pelayanan PKB Wilayah Tombatu Timur  memang beda dengan Pnt Stefa. Lain kali suda jo ja undang padia ndak ja hadir for apa," tukas Jefri Langoy, Bendahara Komisi PKB Syalom Esandom.(RL)

Tidak ada komentar