Breaking News

Seriusi Ranperda P2K-PKPK Pansus Gelar Rapat Finalisasi Lanjutan di DPRD Tomohon



Tomohon,CM-Dipimpin oleh ketua Pansus Ranperda pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh (P2K-PKPK) Frets Keles didampingi Harun Lululangi, Cherly Mantiri, SH, Djemmy Sundah, Ir Jimmy Wewengkang, dan Piet Pungus, mengadakan rapat finalisasi lanjutan yang membahasan pasal per pasal dalam draft ranperda, Selasa, 13 Februari 2018 bertempat diruang rapat Komisi II DPRD kota Tomohon.

Dalam rapat pembahasan ini, dihadiri oleh tim ahli Dr. Evly Liow,ST, tim Drafter dari kanwil kemenkumham Sulut, 
tim KOTAKu Bapak Bobi Poluan juga kepala Dinas (Dinas) Lingkungan Hidup Novi Politon, Kadis Pol PP, Nico Pangemanan, dari Bagian Hukum setdakot Tomohon Denny Mangundap, SH, serta perwakilan Dinas Perkim, Dinas Kesehatan dan  serta Lurah-lurah yang terkait dengan kawasan kumuh. 

Diketahui yang masuk dalam kategori kawasan kumuh ada beberapa kelurahan yaitu di Kecamatan Tomohon Utara Kelurahan Tinoor Satu, Tinoor Dua dan Kayawu, Kecamatan Tomohon Tengah Kelurahan Talete Satu, Kecamatan Tomohon Selatan Kelurahan Kampung Jawa, Pangolombian dan Tondangow. 

Kata Keles "Pembahasan kali ini untuk penyempurnaan ranperda ini agar supaya pengentasan perumahan dan pemukiman kumuh di kota Tomohon bisa mencapai target nasional 100-0-100, Dimana 100% masyarakat mempunyai akses sanitasi yang layak, 0%kawasan perumahan dan permukiman kumuh,dan 100% masyarakat tercukupi air minum yang sesuai dengan standar kelayakan minimum."
 
"Perda ini merupakan alat bagi daerah dalam rangka implementasi kewenangan daerah berkaitan dengan penanganan perumahan kumuh dan permukiman kumuh sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta memenuhi amanat dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman." Ujar Lullulangi usai rapat. (micky)

Tidak ada komentar