Breaking News

Hidup Sebatang Kara, Oma Marie Menangis Saat Lolowang Mengunjunginya



Tomohon,CM-Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Sosial memberikan bantuan sembako dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga kurang mampu di sejumlah Kelurahan yang ada di kota Tomohon diantaranya Kamasi, Matani Tiga dan Paslaten dua, beberapa waktu lalu.

Pemberian bantuan ini sebagaimana yang diamanatkan oleh UU No. 1 Tahun 2011. Dimana, pemerintah bertanggung jawab dalam hal pemenuhan kebutuhan warga, salah satunya rehabilitasi rumah tidak layak huni.

Pada kesempatan itu di Kelurahan Matani 3, Suasana haru yang dibalut dengan tangisan bahagia tengah dirasakan seorang perempuan janda yang sudah paruhbaya, dan juga sekian tahun lamanya telah hidup sebatang kara.


Sekot Ir. Harold V. Lolowang, M.Sc, M.Th saat mengunjungi Oma Marie dirumahnya, sangat sedih melihat keberadaan seorang ibu janda yang tinggal sebatang kara di rumah yang sudah sangat memprihatikan.

"Ini adalah salah satu kepedulian pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat, tentunya di momentum hari ulang tahun kota Tomohon yang ke- 15 ini kami pemerintah lebih fokus lagi kedepannya untuk melihat serta memberikan bantuan kepada warga kurang mampu." aku Lolowang.

Lanjutnya, Semoga keluarga-keluarga yang menerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan ini, guna mengurangi masalah ekonomi dan dapat menjalani kehidupan selanjutnya.



Dalam kesempatan itu juga, Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE,Ak memberikan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni kepada keluarga B Tumiwa-Karundeng di kelurahan Paslaten 2, Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) menyerahkan kepada keluarga Melo-Pangalila di kelurahan Kamasi, Masing-masing mendapatkan bantuan 10 Juta dalam bentuk bahan bangunan serta bahan sembako.

Hadir mendampingi Sekot, Asisten 1 Drs. ODS Mandagi, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Drs. Ventje Karundeng, Kadis Sosial dr. John Lumopa beserta staf. (micky)

Tidak ada komentar