Breaking News

Dukung Program 'Tangguh' Pemkot Tomohon, LPK Elizabeth Gelar Uji Kompetensi


Tomohon,CM-Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tomohon sangat fokus menjadikan anak-anak Generasi penerus "EMAS" yang cerdas dan Tangguh. 
Hal tersebut diwujudnyatakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tomohon , bukan hanya mencetak dalam pendidikan formal di sekolah namun juga pendidikan non formal.

Terbukti sesuai pantauan media ini, Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE Ak diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) DR Juliana Dolvin Karwur MKes, MSi didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Mareyke Manengkey, bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK), membuka kegiatan Uji Kompetensi khusus tata kecantikan rambut dan tata rias pengantin yang di laksanakan di Lembaga Khusus Pendidikan (LKP) Elizabeth Matani III, Senin (27/11/17). 
Kepada Wartawan cahayamanado.co.id, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon (Dikbud) DR Juliana Dolvin Karwur MKes, MSi mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari bagaimana membina dan melaksanakan pendidikan non formal, dan ini adalah pendidikan non formal pendidikan yang dilaksanakan di masyarakat dan dibina oleh pemerintah dan masyarakat sebagai penyelenggara melalui LKP-LKP yang ada. Selain juga dapat meningkatkan perekonomian dari masyarakat Kota Tomohon.
Sebelumnya dalam arahannya yang disampaikan  mengatakan, rasa bangga dan apresiasi bagi Lembaga Khusus Pendidikan (LKP) yang ada di Kota Tomohon yang sudah bergabung di tempat uji kompetensi, karena anda semua Tomohon semakin memiliki kesejahteraan yang meningkat.
“Dengan adanya Uji Kompetensi ini senantiasa akan memberikan lapangan kerja yang baru, dan akan memberikan dampak yang besar untuk masyarakat. Dan kedepan kita akan lebih memantapkan program sehingga program ini lebih memasyarakat,” ujar Karwur.

“Ini adalah kebutuhan karena jaman sekarang,  karena apa yang dilakukan saat ini akan menjadi sebuah kebutuhan, karena tidak lagi acara tertentu baru masuk salon,” ucapnya.
Ia berharap  semakin bergandengan tangan para LKP yang ada di Kota Tomohon, akan lebih membangun sinergitas untuk meningkatkan program mengembangkan keahlian yang ada dimasyarakat melalui kegiatan-kegiatan seperti ini.
“Dan kepada para peserta saya berharap ini jangan hanya sampai ditempat ini, paling tidak kita bisa tahu dan bisa melakukan dan mendatangkan ekonomi, untuk itu manfaatkan sebaik mungkin  karena inilah perhatian pemerintah baik pusat dan daerah terhadap masyarakat kita. Mudah-mudahan masih ada bantuan lainnya yang bisa menjangkau yang lain,” harap Karwur.

Sementara itu Kepala LKP Elizabeth Tomohon Adonia Elizabeth Malaiholo mengatakan untuk saat ini yang mengikuti uji kompetensi ada 40 orang khusus untuk tata kecantikan rambut dan tata rias pengantin.
“Saya berharap kedepan program ini semakin dikenal oleh masyarakat,agar kita bisa menciptakan tenaga-tenaga yang trampil, karena ini adalah pendidikan non formal berarti sudah tidak bersekolah atau tidak bekerja. Dan untuk penguji ada tiga orang 2 dari Manado dan 1 lagi dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi,” ungkap Malaiholo.

Natasya Samadi mewakili seluruh peserta mengungkapkan, "Kegiatan ini sangat berguna, apa yang didapatkan dan dipelajari disini adalah ilmu yang sangat berharga, untuk masa depan yang lebih baik. Kiranya setelah mengikuti pelatihan ini, kami dapat membuka tempat usaha sendiri, karena khususnya pribadi saya lebih baik kita belajar mandiri dari pada kita berharap dan bergantung kepada orang lain." tutup Samadi.
Diketahui, kegiatan program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) tata kecantikan rambut dan rias pengantin ini adalah bantuan dari pemerintah pusat melalui Direktorat khusus dan pelatihan Ditjen PAUD dan Diknas Kemendikbud kepada Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon. (micky)