Breaking News

Wawali SAS Didampingi Dirut PDAM Hadiri Lokakarya Kementerian PUPR



Tomohon,CM-Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak melalui Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) bersama  Ketua DPRD Ir. Miky J.L. Wenur dan Dirut PDAM Ir. Marthen Gosal, menghadiri acara Lokakarya Penyiapan Pelaksanaan “Program Hibah Air Minum Perkotaan  2018” yang di gelar di Bidakara grand pancoran Jakarta, Selasa (24/10/17).
Lokakarya sehari tersebut bertujuan dalam rangka identifikasi kesiapan pemerintah daerah terhadap pelaksanaannya di tahun 2018 serta komitmen pemerintah daerah dalam mensukseskan program Pemerintah “100-0-100” yaitu 100% akses air minum 0% kawasan kumuh, 100% Sanitasi.
Lokakarya  dibuka oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR  Ir Sri Hartoyo.SE.ME sekaligus memberikan arahan, dan pemateri lainnya antara lain Dirjen Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan, Direktur Pembiayaan dan Transfer Non Dana Perimbangan DJPK,  Direktur pengawasan BUMD Jasa Air Minum, BPKP dan Kementrian PPN/Bappenas.
Topik lokakarya yang dibahas, yakni tentang percepatan penyediaan air minum bagi masyarakat melalui dana hibah air minum untuk tahun 2018.
Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan yang hadir pada lokakarya tersebut mengatakan bahwa Tahun 2017 PDAM Kota Tomohon telah menjadi peserta dan  melaksanakan program tersebut dan saat ini dalam tahap verifikasi consultant.
“Dampaknya sangat besar untuk kota Tomohon ketika mendapatkan program hibah air minum, karena akan memperluas cakupan pelayanan air minum sesuai program. 100-0-100,” ujar Sompotan. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Direksi PDAM Kota Tomohon.
Sementara itu Dirut PDAM Kota Tomohon Marthen Gosal.ST saat dihubungi terkait hibah air minum 2018 mengatakan PDAM Kota Tomohon merencanakan sambungan baru antara 1000-1500, masih sama dengan tahun 2017.
“Saat ini untuk program tahun 2017 sudah selesai dan sementara dalam proses verifikasi dari konsultan yaitu Sucofindo kemudian ada lagi verikasi dari BPKP kalau sudah selesai dananya akan diterima dan masuk ke khas daerah, kalau untuk 2018 itu sudah program yang baru lagi,” ujarnya. (micky)

Tidak ada komentar