Breaking News

Tomohon Segera Miliki Museum, Wenur dan Komisi III Kunker ke Disparbud DKI Jakarta


Tomohon,CM-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon Ir. Miky Wenur, Memimpin Komisi III yang membidangi Perekonomian dan Kesejahtraan Rakyat melaksanakan kunjungan Kerja ke dinas pariwisata dan kebudayaan Propinsi DKI Jakarta, Jumat (20/10/17) usai mengikuti Rembuk Nasional (Remnas) yang mengangkat tema “Membangun Harmonisasi Legislasi Nasional dan Legislasi Daerah” yang dilaksanakan DPD RI. 
Kunjungan Kerja dengan Materi “Tahapan Pengadaan Museum” di dampingi anggota DPRD Kota Tomohon dari Komisi III terdiri dari Ladys Turang,SE (ketua komisi III),Syeni Supit (wakil ketua),Erensk Kereh, AMKL (sekretrais) dan anggota Syane Mandagi. Rombongan diterima oleh sekretaris dinas pariwisata dan kebudayaan propinsi DKI Jakarta Rus Suharto bersama para staf.
Kepada rombongan Komisi III, Suharto Menjelaskan Pemerintah DKI Jakarta Memiliki 7 museum yang dikelola dan didukung oleh dana APBD Pemprov DKI Jakarta yakni 1.Museum Sejarah Jakarta, yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 1, Jakarta Barat, 2.Museum Seni Rupa dan Keramik, yang terletak di Jalan Pos Kota No. 2, Jakarta Barat, 3.Museum Wayang, yang terletak di Jalan Pintu Besar Utara No. 27, Jakarta Barat, 4.Museum Tekstil, yang terletak di Jalan Karel Satsuit Tubun No. 4, Jakarta Barat, 5.Museum Bahari, yang terletak di Jalan Pasar Ikan No. 1, Jakarta Utara. 6.Museum Taman Prasasti, yang terletak di Jalan Tanah Abang I, Jakarta Pusat, 7.Musum Joang, ’45, yang terletak di Jalan Menteng Raya No. 31, Jakarta Pusat yang kesemua bangunannya berasal dari banguna peninggalan kolonial belanda.
Menurut Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Wenur kunjungan kerja dengan Materi Tahapan Pengadaan Museum dilaksanakan karena Pemerintah Tomohon akan membangun museum yang akan dibahas dalam APBD tahun 2018, sehingga pihak legislatif mendapatkan tambahan bahan masukan dalam pembahasan dengan pihak eksekutif sehingga penganggarannya benar-benar tepat sasaran.
“Sebagai pribadi dan kelembagaan (DPRD) sangat mendukung pembuatan musem di kota Tomohon agar sejarah daerah dapat kita tidak terhapus begitu saja dan sebagai tempat edukasi bagi masyarakat juga sebagai sarana untuk menunjang pariwisata kota Tomohon menuju Kota Wisata Dunia sebagaimana diamanatkan dalam RPJMD Kota Tomohon,” ungkap Wenur. (micky)

Tidak ada komentar