Breaking News

Data Kependudukan Tomohon 'Bermasalah' DPRD Minta Pemkot Benahi





Tomohon,CahayaManado.co.id - Pasca menggelar Konsultasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI terkait Data Kependudukan Kota Tomohon yang terjadi perbedaan Data antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tomohon dengan KPU, jelang Pemilihan Umum 2019 nanti.

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon memanggil serta menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemerintah Kota Tomohon terkait Pembenahan Data kependudukan Kota Tomohon yang dipimpin oleh Ketua Komisi I Ir Jimmy Wewengkang didampingi Sekretaris Djemmy Sundah SE (sekretaris) dan Santi Runtu dan Chen Mongdong

Dari Pemerintah Tomohon yang dihadiri oleh Asisten I Dra Trusje Kaunang, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Royke Roeroe, SP MAP, Para Camat da seluruh Lurah se-kota Tomohon.

Dalam kesempatan tersebut, Wewengkang yang juga politisi Partai Demokrat mengatakan, "Telah terdapat perbedaan data kependudukan Kota Tomohon Khususnya semester I antara data Disdukcapil Tomohon 104.265 jiwa dengan data KPU yang bersumber dari kemendagri yakni 98.103 Jiwa sangat merugikan karena data kependudukan sangat menentukan dalam penentuan Dana Alokasi Umum (DAU) maupun pembangunan demokrasi seperti penentuan jumlah kursi DPRD pada pemilu 2019 sehingga harus diselesaikan." Jelasnya.

Sementara Djemmy Sundah,SE memintakan "Pihak pemerintah untuk menyelesaikan perbedaan data ini paling lambat 31 Oktober 2017 karena kita sementara melaksanakan pembahasan KUA-PPAS APBD Kota Tomohon 2018 dan sudah memasuki Tahapan Pemilu 2019" tegasnya. (micky)


Tidak ada komentar