Breaking News

Cegah Sejak Dini Perilaku Negatif Para Generasi, Tim JMS Sambangi SMA Lentera Harapan



Tomohon,CahayaManado.co.id – Fokus membangun Revolusi Mental kepada generasi penerus Bangsa dalam bidang hukum, Kejaksaan Negari Tomohon (Kejari) kembali menggelar program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) bertempat di Aula SMA Lentera Harapan Tomohon. Kamis, (28/09/17).

Kajari Tomohon melalui Tim JMS Kejaksaan Negari Tomohon sekaligus sebagai Narasumber diantaranya Kepala Seksi Intelijen Wilke H. Rabeta, SH dan Jaksa Deri Fuad Rachman, SH. Masing-masing membawakan materi Tupoksi Kejaksaan RI, yaitu Kenakalan Remaja, Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak, dan Hentikan Bullying demi masa depan selanjutnya.

Sebelumnya kegiatan JMS ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Herling Pondaag, S.Pd didampingi Kepala Sekolah SMP Lentera Harapan Yunita Mosey, SPd, MPd, kemudian dilanjutkan dengan pemberian Materi oleh Tim JMS Kejaksaan Negeri Tomohon.

Dalam kegiatan ini, disaat pemaparan, tidak jarang Narasumber langsung berdialog dengan para siswa dan guru, bahkan dalam kesempatan tersebut, suasana JMS makin meriah dan para siswa makin antusias mengikuti karena Kasi Intel memberikan materi mengenai Tupoksi Kejaksaan RI, Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak dan Hentikan Bullying untuk masa depan melalui pemutaran video animasi, yang diharapkan akan lebih mempermudah para siswa untuk mengerti materi yang disampaikan.

Setelah pemaparan oleh Narasumber, diberikan kesempatan untuk bertanya dalam sesi tanya jawab. Para siswapun sangat antusias bertanya kepada Narasumber terkait Program JMS ini.

Kepala Seksi Intelijen Wilke H. Rabeta, SH kepada Wartawan media ini mengatakan, “Sangat diharapkan semoga kegiatan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dapat memberikan manfaat langsung kepada para siswa dalam merevolusi karakternya untuk mengenali hukum dan menjauhi hukuman.” Kata Rabeta.

Sementara Kepala Sekolah SMP Lentera Harapan Yunita Mosey, SPd, MPd sangat mengapresiasi kegiatan JMS ini karena mendukung revolusi mental para siswa untuk mematuhi segala aturan hukum yang berlaku. Serta menghilangkan pemikiran bahwa hukum dibuat untuk dilanggar.

“Sangat mengharapkan untuk kesempatan berikutnya Tim JMS Kejari Tomohon dapat kembali memberikan penyuluhan dan penerangan hukum di SMA Lentera Harapan. Karena kegiatan seperti ini sangat penting bagi generasi penerus bangsa.” Ujar Yunita.

Diketahui kegiatan JMS di Kota Tomohon telah berlangsung sejak tahun 2016 sampai dengan saat ini, dengan didukung penuh oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Tomohon.

Turut hadir Sekretaris Dinas Herling Pondaag bersama jajaran Dinas Pendidikan Kota Tomohon. Serta Sebanyak 142 siswa siswi mengikuti kegiatan tersebut. (micky)




Tidak ada komentar