Breaking News

Rekor MURI dan Dunia Tercipta Di Kota Tomohon Untuk Rangkaian Nasi Jaha Terpanjang



Tomohon,Cahayamanado.co.id - Pemerintah Kota Tomohon dibawa kepemimpinan Wali Kota Jimmy Feidie Eman, SE.Ak dan Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) kembali mengukir prestasi. Bukan hanya tingkat nasional tapi international.

Museum Rekor Indonesia (MURI) kembali mencatat rekor baru rangkaian Nasi Jaha terpanjang di Kota Tomohon. Sebanyak 20.891 (dua puluh ribu delapan ratus sembilan puluh satu) ruas bambu nasi jaha dengan panjang 12,54 KM dirangkai sepanjang jalan samping Kantor Polres Tomohon sampai kompleks perkantoran eks balai benih Kota Tomohon.

Kota Tomohon berhasil memecahkan rekor sebelumnya yang dibuat di Ternate dengan panjang 10 KM. Pemecahan rekor rangkaian nasi jaha terpanjang di Kota Tomohon dilaksanakan Senin (7/8/17) dan merupakan Iven tambahan dalam agenda Tomohon Internasional Flower Festifal (TIFF) 2017.

Untuk diketahui pada tahun sebelumnya dalam Iven tambahan TIFF Pemerintah Kota Tomohon juga melakukan berbagai kegiatan yang masuk dalam rekor MURI. Kegiatan kali ini sempat menghebohkan Kota Tomohon bahkan terlihat masyarakat antusias untuk menyaksikan kegiatan yang sangat menarik tersebut nampak juga para pengguna jalan dan masyarakat dari luar Kota Tomohon turut menyaksikan rangkaian nasi jaha yang yang terpanjang di jalan raya.

Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo didampingi Andre Purwandono selaku marketing manager saat pengumuman hasil penilaian mengungkapkan saat ini Kota Tomohon telah berhasil memecahkan Rekor MURI dalam Rangkaian Nasi Jaha Terpanjang di Indonesia dan telah mengalahkan rekor nasi jaha terpanjang di Ternate yang dilaksanakan sebelumnya.

“Kota Tomohon yang merangkai nasi jaha sepanjang 12 KM, bukan hanya masuk dalam rekor Nasional tetapi masuk dalam rekor dunia,” beber Semesta.

Sementara itu Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak didampingi Wawali Syerly Adelyn Sompotan memberikan apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat yang telah mendukung akan program ini. “Adanya kerjasama dari seluruh masyarakat Kota Tomohon kegiatan ini berjalan sesuai yang diharapkan,” ujar Eman.

Apresiasi kepada seluruh masyarakat didalamnya Pemerintah kelurahan dan perangkat yang ada yang telah berusaha mengatur akan kegiatan ini. “Dari 337 Lingkungan di Kota Tomohon yang telah mengadakan nasi jaha, pasti pasti rasanya berbeda dan hal ini menandakan kemajemukan di Kota Tomohon,” tambahnya sambil tersenyum.

“Momentum luar biasa yang tercipta saat ini sebagai wujud bahwa pemerintah dan masyarakat terjalin kebersamaan dan memiliki semangat untuk terus berkarya,” tutup Eman.

Yang menarik dalam kegiatan ini usai pemecahan rekor, nasih jaha disuguhkan kepada seluruh yang hadir menyaksikan dan makan bersama. Bahkaan nasi jaha yang lain dibagikan kepada masyarakat yang hadir menyaksikan bahkan para penggunanya jalan yang lewat, dan nasi jaha lainnya akan dibawa di panti asuhan yang ada. (micky)

Tidak ada komentar