Breaking News

Sat Lantas Polres Tomohon Tindak Tegas Pengendara "Kendis" Tak Taat Aturan & Tidak Pentingkan Keselamatan.

Tomohon, CahayaManado.co.id - Sejumlah pengendara kendaraan bermotor roda dua, yang berplat merah milik dari Pemerintah Kota Tomohon tidak mengepentingkan keselamatan berkendara dan tidak menaati aturan lalulintas, salah satunya tidak memakai helm.

Menanggapi hal ini Kapolres Tomohon Kapolres Tomohon, AKBP I Ketut Agus Kusmayadi, SIK melalui Kasat Lantas Polres Tomohon AKP J S Dotulong mengungkapkan Salah satu hal yang paling penting dalam mengendarai sepeda motor yaitu harus pakai Helm merupakan pelindung kepala kita saat kita berkendara sepeda motor.

"Helm sangat penting bagi pengendara karena dapat melindungi Kepala dan mata." ujar Dotulong.

Kami berharap kepada pengguna jalan raya terutama pengendara sepeda motor baik ASN, Tenaga Honorer, serta masyarakat lainnya agar selalu berhati-hati dan menggunakan atribut lengkap di saat bepergian jauh maupun dekat.

"Siapapun dia pengendara bermotor, semua harus mengikuti aturan yang ditetapkan, mudah-mudahan selamat seperti kata-kata yang sering kita dapat di kantor polisi “SAYANGI DIRIMU, SAYANGI KELUARGAMU” berhati-hatilah di jalan. Mungkin bisa kita  rubah “SAYANGI KEPALAMU, PAKAILAH HELM” kata Dotulong.

Lanjut Dotulong, demikianlah begitu pentingnya helm bagi kita, patuhilah peraturan lalu lintas karena peraturan itu disusun untuk kebaikan kita dan tak ada maksud sedikitpun untuk menyusahkan kita.

Dotulong menambahkan, yang tak taat aturan akan ditindak sesuai yang diatur dalam Undang Undang Nomor 22 tahun 2009 Pasal 291 menyebutkan bahwa

Pasal 291

(1)  Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

(2)  Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor yang membiarkan penumpangnya tidak mengenakan helm sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106  ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). (micky)

Tidak ada komentar