Breaking News

Pesik Ditemukan "Tewas" Diperkebunan Blerang, Dengan Tangan & Leher Nyaris Putus..

Minahasa, CahayaManado.co.id - Masyarakat Kabupaten Minahasa tepatnya Masyarakat Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat, kembali dihebohkan dengan penemuan mayat.

Mayat tersebut diketahui beridentitas bernama, Max Pesik (61), warga Pinabetengan Utara Jaga IV, Penemuan mayat ini pertama kali ditemukan istri korban, Aneke Salu dan anaknya bernama Putri Pesik di lokasi perkebunan Blerang Desa setempat, Senin (26/06) pagi, sekitar pukul 13.30 siang.

Awalnya pada pukul 06.00 pagi, di hari yang sama, korban berpamitan pergi ke kebun bernama Paso, di wilayah pinggiran perkampungan.

“Berpamitan mau ke kebun. Ketika disusul siang hari, ternyata ditemukan sudah meninggal. Kumudian saya langsung memberitahukan kepada anak kami Alfando Pesik dan keluarga yang lain, kemudian menghubungi pemerintah setempat dan Kepolisian,” ungkap istri korban.

Kapolsek Tompaso Iptu Tommy Oroh kepada sejumlah wartawan, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihaknya telah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan TKP, memasang Polisi line dan mengumpulkan data.

“Benar ada kejadian penemuan mayat di Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat, tepatnya di perkebunan Blerang Desa setempat. Saat ditemukan, korban dalam keadaan tergeletak bersimpah darah dan mengalami luka potong dibagian lengan kiri dan leher kiri. Korban dibawah ke RSUD Prof Kandouw Malalayang untuk kepentingan lebih lanjut,” terang Oroh, sembari menambahkan, pihaknya saat ini sementara mendalami kasus ini dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak Pemerintah Kecamatan Tompaso Barat pun dalam hal ini langsung terjun ke lokasi kejadian. Camat Tompaso Barat Engelbert Raintung SH mengatakan, pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya kejadian ini kepada pihak Kepolisian untuk tindakan selanjutnya.

“Kasus ini sudah diserahkan ke Polisi dan pihak Pemerintah melalui juga Hukum Tua Desa setempat telah melakukan tindakan-tindakan yang perlu diambil, termasuk mendatangi keluarga korban,” pungkasnya.

Sementara, diduga kuat korban merupakan korban pembunuhan sadis, dimana pelaku menganiaya dengan menggunakan barang tajam sehingga lengan korban bagian kiri nyaris putus, demikian juga leher korban yang nyaris putus akibat sabetan benda tajam. (MR)

Tidak ada komentar