Breaking News

Meminimalisir Kawasan Kumuh, Pokja & PKP Tomohon Gelar Sejumlah Pembahasan.

Tomohon, CahayaManado.co.id - Untuk mengurangi dan mencegah tumbuhnya permukiman kumuh, diperlukan upaya bersama antara pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, melalui bentuk program/kegiatan inovatif dan tepat sasaran.

Untuk itu Kelompok Kerja (Pokja) dan Perumahan Kawasan Pemukiman (PKP) Kota Tomohon menggelar rapat pertemuan membahas langkah meminimalisir kawasan pemukiman kumuh di kantor Bappelitbangda, Sabtu (3/6/17).

Kepala badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) KotaTomohon Ir. Ervinz Liuw, M.Si dalam pemaparannya menjelaskan bahwa yang pertama adalah berkaitan dengan tugas dan fungsi dari Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Tomohon yang berdasarkan SK Wali kota Tomohon Nomor 176 Tahun 2017.

Didalamnya ada beberapa perangkat daerah/SKPD terkait yang masuk didalamnya, sehingga perlu adanya pemahaman tugas pokok dan fungsi serta peran yang berkaitan dengan keterlibatan di pokja ini.

Dan yang kedua adalah sasaran kita untuk membicarakan bagaimana kita meminimalisasi tentang kawasan kumuh yang sudah di tetapkan ada beberapa kelurahan yaitu di Kecamatan Tomohon Utara Kelurahan Tinoor Satu, Tinoor Dua dan Kayawu, Kecamatan Tomohon Tengah Kelurahan Talete Satu, Kecamatan Tomohon Selatan Kelurahan Kampung Jawa, Pangolombian dan Tondangow yang masuk dalam kategori kawasan kumuh.

“Dalam pertemuan inilah kita membicarakan bagaimana langkah-langkah selanjutnya dan meminimalisasi juga daerah-daerah yang berpotensi kumuh,”ujar Liuw.

Liuw menambahkan, target saat ini adalah program 100 0 100, yang dimaksud adalah 100% untuk terlayani dengan air bersih, kemudian 0% untuk kawasan kumuh dan 100% untuk keterlayanan kaitannya dengan sanitasi, yang sudah harus terlaksana hingga tahun 2019 sesuai dengan target nasional.

Dan yang terakhir adalah pembahasan tentang penanganan bantuan dari Kementerian PU lewat Dinas PU Provinsi untuk penanganan di 5 kelurahan berkategori kumuh di Kota Tomohon.

Kegiatan yang dilaksanakan di kantor Badan Perencanaan Penelitian & Pengembangan Kota Tomohon dihadiri juga oleh Kadis PU dan Penataan Ruang Kota Tomohon Joice Taroreh, ST. M.Si , Kadis Perumahan Rakyat & Kawasan Pemukiman Ir. Enos Pontororing, M.Si , Tenaga Ahli management Keuangan Oversight Service Project – 8 Sulut Bpk. Noldy Wowor, SE , Asisten Koordinator “KOTAKU” (Kota Tanpa Kumuh) Tomohon Bpk. Bobby Poluan, S.Pt serta para pejabat terkait dan jajaran Badan Perencanaan Penelitian & Pengembangan Kota Tomohon. (micky)

Tidak ada komentar