Breaking News

KPU Pertanyakan Dana Hibah 25 Milyar Pemkab Mitra

[caption id="attachment_8077" align="aligncenter" width="630"] Komisioner KPU Mitra saat diwawancarai awak media.(foto:dok)[/caption]

CahayaManado.co.id, Ratahan - Seluruh komisioner KPU kabupaten Minahasa Tenggara  (Mitra) mempertanyakan dana hibah Pemkab Mitra Rp 25 Miliar yang sampai saat ini belum ada titik terang pencairan. Pasalnya Juni ini akan  dilaunching Pilkada secara nasional.

"Mitra belum. Sementara Minahasa, Kotamobagu, Sitaro yang sudah ada NPHD dan teregistrasi kementerian keuangan," kata komisioner KPU Jonly Pangemanan bersama Vivi Massie dan Vanny Wurangian, pekan lalu.

Pangemanan Cs tampak heran belum ditandatangai NPHD oleh Bupati Mitra dan KPU sebagai pihak pertama.
" Launching Juni untuk Pilkada secara nasional dan untuk tahapan akan tunggu PKPU. Untuk Mitra kami menganggarkan dianalisis sampai 7 pasangan calon seperti bitung lalu," jelasnya.

"Dana akan digunakan untuk, tes Psikologi, Narkoba, kesehata  1 pasang 60 juta,  dana APK, Materi calon dicetak KPU, E-katalog, debat dan honor penyelenggara PPK, PPS dan lainnya. 60 persen anggaran untuk honor badan ad hoc," lanjut Pangemanan

Sementara Ketua KPU Drs Asce Benu mengatakan saat ini sambil menunggu proses hibah dana Pemkab Mitra, KPU melakukan kegiatan saat ini mempersiapkan pedoman panduan teknis, pencalonan pemuktahiran, badan ad hoc dan lainnya sudah dipersiapkan.

"Jadi begitu dana hibah masuk semua sudah dipersiapkan dengan matang," tukas Benu.(rl)

Tidak ada komentar