Breaking News

Sumendap Launching Kartu Indentitas Anak di Mitra

CahayaManado.co.id, RATAHAN – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH, didampingi Sekertaris Daerah (Sekda) Fary Liwe MSc, Kadiscapilduk, David Lalandos MM, Kapolres Minsel, AKBP Arya Perdana, Dandim 1302 Minahasa, Pdt Letkol Inf Jubert Nikson Purnama STh serta para Asisten, saat melakukan launching kartu Identitas Anak Indonesia (KIA) serta  Kependudukan Pencatatan Sipil, bertempat di gedung olahraga center, kantor Bupati, Rabu (18/5/2017) siang tadi.


Bupati dalam kesempatan itu mengajak anak-anak untuk mengenyam pendidikan. Sebab pendidikan itu sangat penting. “Kita bisa meraih cita-cita kalau kita sekolah. Dan itu sangat penting,” kata Sumendap memotivasi ratusan siswa yang menghadiri kegiatan tersebut.


Sumendap menegaskan, orang tua mungkin ada yang tidak melanjutkan pendidikan. Namun anak-anak harus mendapatkan pendidikan demi melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa. “Sebab anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan pendidikan,” tutur Sumendap.


Bupati juga menegaskan bahwa sekolah saat ini sudah digratiskan atau tidak bayar. Jadi, tidak ada lagi aladan anak-anak putus sekolah.


“Karena sekolah sudah gratis, makanya orang tua harus manfaatkan pendidikan untuk kebaikan dan demi masa depan anak,” kata Bupati, sembari berharap kelak, anak-anak yang mengikuti launching tersebut ada yang menjadi Bupati seperti dirinya.


Diakhir sambutan, Bupati membagikan hadiah bagi anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan. “Disini kita harus berani tampil. Karena keberanian adalah modal utama untuk menjadi seorang pemimpin,” ujarnya.


Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) David Lalandos menyampaikan laporan, bahwa Minahasa Tenggara merupakan satu-satunya kabupaten/kota se-Sulut yang ditunjuk Kemendagri melalui Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil untuk melaksanakan launching KIA.


“Penunjukan itu didasarkan pencapaian kepemilikan akte kelahiran anak 0-18 yang tertinggi di Sulut sebesar 96,6 persen. Atau 32 ribu dari 35 ribu penerbitan akte dan menempati peringkat 7 dari beberapa kabupaten kota se Indonesia dengan capaian target 88,5 persen dari target capaian tahun 2016 sebelumnya” terang Lalandos.


Dikesempatan itu juga Bupati memberikan penghargaan bagi para Hukum Tua dan Camat yang berhasil menaikkan angka perekaman El-KTP serta berhasil dalam bidang kependudukan. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh SKPD,Camat,Hukum Tua, serta Guru.(rl)

Tidak ada komentar