Breaking News

Masyarakat Kota Tomohon "Kumandangkan" NKRI Harga Mati.

Tomohon, CahayaManado.co.id - Sebagai warga negara Indonesia kita wajib untuk menjaga serta melindungi negara kita dari setiap ancaman dalam bentuk apapun, sikap bela negara ini dilakukan pemerintah dan masyakarat Kota Tomohon dalam kegiatan aksi bela negara yang bertemakan “Aku Indonesia” dan sub tema “Selaksa merah putih untuk bela negara, NKRI harga mati”.

Aksi bela negara dilakukan juga dalam bentuk jalan sehat bersama yang mengambil start dari kompleks pusat Kota Tomohon dan finish di SMU Lokon Tomohon. Di lokasi start nampak ribuan orang dari berbagai komponen masyarakat memadati kawasan pusat Kota Tomohon Jumat (12/5/17), dengan membawa bendera mera putih serta atribut lainnya yang bernuansa warna mera putih serta dengan yel yel aksi bela negara mewarnai sekaligus menyemangati para masyarakat yang ikut dalam aksi bela negara sekaligus jalan sehat.

Sebelum melepas peserta jalan sehat, Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak didampingi Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk respon dari rakyat Kota Tomohon yang menyatakan cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersifat final dan menjadi harga mati.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan semangat kebangsaan agar nilai-nilai nasionalisme terus berkobar kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon,” kata Eman.

Ditegaskannya ungkapan bela negara yang digelorakan secara Nasional merupakan hal penting tentang Nasionalisme, patriotisme dan bagaimana kita membela negara NKRI yang berdasarkan Pancasila, karna jikalau bukan kita lalu siapa lagi.

Eman juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah terlibat dalam kegiatan tersebut. “NKRI harga mati,” tutup Eman.

Sebelumnya Toar Pangkey selaku ketua komisi pemuda GMIM membacakan deklarasi masyarakat Kota Tomohon, dan deklarasi tersebut ditandatangani oleh Wakil Walikota Tomohon bersama perwakilan unsur TNI, POLRI, tokoh agama dan masyarakat, siswa, serta masyarakat umum. Diketahui Walikota Tomohon sebelumnya telah turut menandatangani Deklarasi dalam kegiatan aksi bela negara di Manado yang dibuka oleh Menteri pertahanan RI Jenderal (purn) TNI Ryamizard Ryacudu pada 3 mei 2017 lalu.

Bunyi deklarasi masyarakat Kota Tomohon yakni siap membela dan mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal Ika dan NKRI, Cinta tanah air dan rela berkorban untuk bangsa dan negara RI, mengamalkan nilai-nilai pancasila sebagai ideologi NKRI, mengamalkan nilai-nilai keluhuran, budaya dan filosofi si tou timou tumou tou, serta menolak keras paham radikalisme, fanatisme, sara, kekerasan, intoleransi Pancasila, ketidakadilan dan segala bentuk korupsi kolusi dan nepotisme. Kegiatan jalan sehat diikuti oleh unsur Forkopimda Kota Tomohon, tokoh agama dan masyarakat, TNI, Polri, siswa, organisas masyarakat , organisasi gereja berbagai denominasi agama serta masyarakat umum.

Usai jalan sehat, bersama kader kesehatan se Kota Tomohon yang baru saja ikut bersama dalam kegiatan aksi bela negara jalan sehat, Walikota Tomohon secara simbolis menyerahkan honor secara simbolis kepada perwakilan kader di Sport Hall SMU Lokon, sekaligus mendampingi Wakapolres Tomohon Kompol Dewa Made Palguna SH SIK menyerahkan piagam penghargaan kepada Linmas kaitannya penggagalan aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Tomohon Utara. “Apresiasi kepada para kader kesehatan yang selama ini bersinergi dengan dinas terkait, terlebih dalam peran penanganan kesehatan ibu hamil sehingga dapat meminimalisir angka kematian ibu saat melahirkan dan bayi yang baru lahir,” ujar Eman yang pada kesempatan itu mengapresiasi peran Linmas yang senantiasa membantu aparat Polri dan TNI dalam penanganan keamanan lingkungan. (micky)

Tidak ada komentar