Breaking News

Sompotan & Pungus Kunker Ke Kota Palangkaraya Kalteng.

PALANGKA RAYA, CahayaManado.co.id – Terus mewujudkan dan meningkatkan kewaspadaan dini kepada masyarakat, Pemerintah Kota Tomohon melalui Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan sekaligus penasehat FKDM Kota Tomohon didampingi ketua FKDM Piet H K Pungus dan Kepala Badan Kesbangpol Toar Pandeiroth serta jajarannya, melakukan kunjungan kerja di Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Jumat (31/3).

Dalam kunjungan tersebut diterima langsung Walikota Palangka Raya Dr H M Riban Satia dan Wakil Walikota Dr Ir Mofit Saptono bersama Ketua FKDM Kota Palangka Raya Suwito, ketua Forum Pembaruan Kebangsaan sekaligus ketua adat Dayak Andri Elya Embang.

Wawali Palangka Raya kesempatan itu menjelaskannya bahwa forum ini menjadi barometer di Kota Palangka Raya dalam meningkatkan kewaspadaan dini kepada masyarakat terkait dengan isu-isu dan gejala serta ancaman-ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Dibentuknya forum ini dengan harapan dapat mencegah dan memberikan pengarahan kepada masyarakat terkait isu-isu yang dapat memicu keberadaan keamanan yang ada, karena peran FKDM yaitu untuk memberikan antisipasi secara cepat terhadap masyarakat yang disebabkan oleh gangguan baik gangguan yang terjadi karena bencana alam ataupun karena ulah manusia", terang Wawali Saptono.

Ditambahkannya selain FKDM, di Kota Palangka Raya juga terdapat Forum Pembaruan Kebangsaan yang menjadi bagian strategis dalam mempertahankan stabilitas daerah dan mendukung program pemerintah.

Menanggapi akan hal tersebut Wakil Walikota menuturkan Pemerintah Kota Tomohon bersama masyarakat sampai saat ini tetap mempertahankan stabilitas dalam kehidupan bermasyarakat serta keagamaan, sehingga keamanan dan kenyamanan di Kota Tomohon tetap tercipta, kondusif, dan tetap terjaga demikian kaitannya dengan toleransi serta kerukunan antar umat beragama di Kota Tomohon tetap menjadi acuan sehingga selain sebagai Kota pendidikan Kota Tomohon dikenal juga dengan sebutan kota religius.

“Berdasarkan slogan dari warga Sulut yakni "Torang samua basudara" ataupun "Torang samua ciptaan Tuhan" hal ini menjadi landasan utama bagi pemerintah dalam mempertahankan kerukunan umat beragama khususnya di Kota Tomohon. Kerukunan umat beragama, di Kota Tomohon pada khususnya tidak perlu diragukan lagi, sebagai contoh hidup rukun antar umat beragama terlihat ketika ada perayaan besar keagamaan umat kristen, umat yang bukan kristen ikut menjaga keamanan dan ketertiban jalannya perayaan keagamaan tersebut demikian juga sebaliknya. Dengan melihat contoh tersebut turut memberikan dampak atau efek positif dalam menjaga kehidupan antar umat beragama agar tetap kondusif dan terhindar dari gejala-gejala yang dapat memperpecah kerukunan yang ada.” Ujar Wawali SAS.

Disela kegiatan Pemerintah Kota Palangka Raya dan Tomohon, bersama-sama saling memberikan cenderamata. (micky).

Tidak ada komentar