Breaking News

Kunjungi Kecamatan Tomohon Barat. Wawali SAS Ajak Untuk Terus Jaga Kerukunan & Keharmonisan.

TOMOHON, CahayaManado.co.id - Mencermati dinamika pembangunan dan pengembangan dalam masyarakat Kota Tomohon yang dalam beberapa hari ini begitu mengemuka dalam kehidupan sosial masyarakat khususnya dalam menjaga dan membina kerukunan umat beragama yang ada, Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) mengunjungi kecamatan Tomohon Barat dalam rangka memberikan arahan dan wejangan sekaligus berdialog dengan Camat Edvin MJ Joseph SSTP MSi bersama para kepala seksi yang ada serta para lurah se Kecamatan Tomohon Barat di ruang rapat Kantor Kecamatan Tomohon Barat. Senin, (3/4).

Dalam kunjungan tersebut Wawali SAS mengingatkan untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam hidup berjemaat dan bermasyarakat dengan menghormati kebebasan beribadah kepada semua penganut agama yang di akui di Indonesia. Sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku dan harus ditaati oleh seluruh warga negara Republik Indonesia.

“Saya mengingatkan kepada masyarakat agar tidak memuat dalam status facebook mengenai suatu permasalahan yang semestinya harus dikomunikasikan dalam tingkatan penyelenggara pemerintahan secara berjenjang yakni mulai dari kepala lingkungan, kepala kelurahan, kepala kecamatan,perangkat daerah terkait selanjutnya Pemerintah Kota Tomohon yakni walikota dan wakil walikota bersama jajarannya,” ujar SAS.

Sompotan menyayangkan adanya ASN yang mengirimkan status di FB pada Sabtu (1/4) mengenai suatu suasana duka yang memakai badan jalan dan sedikit menghalangi jalan masuk ke tempat ibadah. Serta dapat memicu pertentangan dalam masyarakat tanpa mengkomunikasikan ataupun mengingatkan terlebih dahulu melalui peran kepala lingkungan dan lurah setempat guna pemecahan persoalan tersebut.

Srikandi energik ini juga meminta dan mendengar penjelasan tentang persoalan yang terjadi di GPDI Karmel Taratara Dua yang di jelaskan secara lengkap dengan kesepakatan bersama yang telah dimediasi Camat Edvin MJ Joseph bersama para tokoh agama,tokoh masyarakat, kementerian Agama juga ketua FKUB Pdt JJ Palilingan STh.

“Saya mengharapkan peran para lurah dalam mengkomunikasikan dan mensosialisasikan agar permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan di tingkat kelurahan secara internal sebelum meluas di masyarakat. Sehingga tidak berdampak bagi Kota Tomohon yang terkenal dengan keharmonisan hidup bermasyarakat dan beragama seperti penghargaan Kota Hamonis yang baru diterima Kota Tomohon yang merupakan pengakuan melalui penghargaan Pemerintah Pusat kepada Wali Kota Jimmy F Eman SE Ak.

Kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon Sompotan mengharapkan bahwa masalah ini telah selesai karena menyangkut kegiatan ibadah jadi bukan organisasi terlarang. Siapapun yang ingin beribadah dan agama apapun asalkan diakui di Indonesia janganlah kita ganggu.

Oleh karena itu Wawali mengharapkan agar supaya baku-baku sayang, baku-baku bantu, baku-baku bae dengan baku-baku mangarti. Seperti yang beliau alami saat mengunjungi Palangkaraya yang diterima dengan sangat baik oleh tokoh-tokoh agama dan pemerintah setempat yang menerima pemaparan tentang keharmonisan Tomohon dengan kerukunan yang ada.

“Masyarakat dapat menggunakan kendaraan dinas Wawali ketika ada anggota masyarakat Tomohon yang akan menikah, dan saya ucapkan terima kasih kepada Camat Edvin MJ Joseph yang telah memediasi sehingga tercapai kesepakatan damai, apresiasi juga kepada para lurah dalam perannya masing-masing,”tandasnya.

Dalam pertemuan ini Wawali menerima usul, saran dan harapan dari para lurah untuk peningkatan kesejahteraan serta usul dari Kepala Seksi Pelum Djufry Rorong S Sos untuk pengadaan motor dinas di Kantor Camat guna memperlancar pelayanan di setiap kecamatan yang ada begitu juga dengan peningkatan kesejahteraan bagi para lurah dan kepala-kepala seksi. Kegiatan ini juga dihadiri Sekcam Tomohon Barat Magdalena M R Mantou SE serta kepala seksi kecamatan. (Micky/Djufry)

Tidak ada komentar