Breaking News

Demi Tugas Negara & Bangsa, 350 Prajurit Yonif Raider 712/ Wiratama Tinggalkan Keluarga.



BITUNG, CahayaManado.co.id - Dalam rangka pelaksanaan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-RDTL di Atambua, Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka melepas 350 prajurit yang terbagung dalam Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712/Wiratama. Dengan melaksanakan upacara pengantaran Bertempat di pelabuhan penumpang Kota Bitung Sulawesi Utara (Sulut). Rabu, (29/3).

350 prajurit yang terbagung dalam Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712/Wiratama ini, secara resmi dilepas langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito SE. MM, dimana dalam kegiatan tersebut Pangdam XIII/Merdeka dalam amanatnya mengatakan bahwa tugas ini tidaklah ringan, selain dituntut mengamankan wilayah dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat, kalian juga harus mampu mengamankan diri masing-masing dan harus mampu menyelesaikan tugas pokok satuan.

“Saya perintahkan kepada seluruh Prajurit Satgas Ops Pamtas Yonif  Raider 712/Wiratama untuk selalu menjaga nama baik satuan. Tunaikan tugas negara ini dengan penuh keyakinan, selalu pusatkan perhatian kalian pada tugas-tugas yang akan segera kalian hadapi, dan yakinlah bahwa kami semua di sini senantiasa mendoakan keselamatan seluruh anggota Satgas.” Ujar Warsito selaku Pangdam XIII/ Merdeka.



Untuk itu, tunjukkan bahwa kalian adalah Prajurit Kodam XIII/Merdeka yang dapat diandalkan untuk menjalankan tugas negara dengan penuh semangat dan dilandasi sikap disiplin yang tinggi serta jaga kesiapsiagaan dan kewaspadaan dengan mengembangkan naluri tempur dan intelijen agar dapat membaca situasi dan mampu merespon setiap dinamika yang berkembang sesuai prosedur yang telah dilatihkan dimana Setiap kegiatan harus direncanakan dengan baik utamakan faktor keamanan dan terapkan buddy system dengan benar agar tidak terjadi kerugian personel yang tidak perlu dan sebagai prajurit tidak perlu ragu meninggalkan isteri, anak dan anggota keluarga lainnya, karena apa yang kalian lakukan pada hakikatnya adalah ibadah untuk menjalankan tugas Negara.

“Saya akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan, kehormatan dan martabat keluarga kalian di pangkalan. Oleh karena itu, ingatlah selalu pada Tuhan Yang Maha Kuasa dalam situasi dan kondisi yang bagaimanapun sulitnya.” Pangdam XIII/Merdeka.



Pangdam XIII/Merdeka juga memberikan 4 butir penekanan yang harus dilaksanakan dan dipedomani oleh prajurti Satgas Pamtas Yonif Raider 712/Wiratama . “Pertama, Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dalam penugasan senantiasa diberkati dan mendapatkan keberhasilan. Kedua,  Bangun soliditas satuan dan tumbuhkan loyalitas tegak lurus dan optimalkan jiwa korsa yang sehat. Ketiga, Laksanakan semua aturan dan ketentuan yang berlaku di daerah operasi guna menghindari terjadinya kerugian personel dan materil dan yang Keempat, Berjuanglah dengan ikhlas dan hati yang bersih.” Tutupnya.

Turut menghadiri upacara pengantaran tersebut Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf dadang Arif Abdurahman SE, para Asisten Kasdam dan kabalakdam XIII/Merdeka serta para Kasi Korem 131/Santiago maupun para undangan pejabat TNI Polri dan Sipil, yang selanjutnya pasukan Satgas Pamtas bertolak dari pelabuhan Bitung menuju Atambua pada pukul 17.00 wita yang diiringi oleh para keluarga dan kerabat handai tolan dengan rasa haru akan mendalam dimana Satgas Pamtas Yonif Raider 712/Wiratama akan melaksanakan tugas operasi Pamtas RI-RDTL selama kurang lebih 9 bulan lamanya.  ***(RT/Kapenrem 131/Santiago).

Tidak ada komentar