Breaking News

Poli Pimpin Rakor Keasistenan Pemerintah & Kesra di Aula Wale Syalom.




Cahayamanado.com, (Tomohon)- Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Tomohon DR. Arnold Poli, SH.MAP mewakili Walikota Tomohon menghadiri Rapat koordinasi (Rakor) keasistenan pemerintah dan Kesra di Aula Wale Syalom Kelurahan Kolongan, Senin (31/10).

Kabag Pemerintahan Setda Kota Tomohon Toar Pandeirot, S.Pd, MM i mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka proses pengintegrasian serta sinkronisasi tujuan dan kegiatan sesuai dengan visi dan misi Walikota Tomohon yang ditetapkan lewat program dan kegiatan masing-masing SKPD, serta meningkatkan motivasi pelayanan public kepada masyarakat Kota Tomohon.

Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah menyampaikan beberapa hal sehubungan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dibidang kamtibmas dan permasalahan lainnya seperti penyalagunaan narkotika.

Ia menyampaikan bahwa kita sadari bersama bahwa keamanan dan ketertiban merupakan kebutuhan semua pihak, sehingga kewaspadaan dini tidak hanya dilakukan oleh aparat Kepolisian atau TNI saja, akan tetapi peran serta elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga Kamtibmas di wilayah masing-masing.

“Khusus aparat di tingkat lingkungan peran anda menjadi salah satu faktor penentu dalam rangka memberikan pemahaman bahkan memberdayakan dan memobilitasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ungkap Sekot.

Dalam menunjang terciptanya kamtibmas, maka diperlukan kewaspadaan dini masyarakat dengan langkah-langkah progresif seperti mengupayahkan hubungan silahturahmi dan interaksi yang baik antar warga serta sedini mungkin dapat mendeteksi atau mengetahui setiap identitas warga dan tamu yang bermaksud menetap di lingkungan masing-masing.

Selanjutnya, dalam kaitannya dengan permasalahan narkotika, peran aparat lingkunganpun menjadi ujung tombak di wilayah masing-masing, mengingat penyalahgunaan narkotika sudah menjadi masalah luar biasa, maka upaya-upaya yang luar biasa pula tidak cukup dengan penanganan dari aparat penegak hukum saja, akan tetapi harus didukung peran aktif para aparat pemerintahan di lingkup kelurahan dan lingkungan masing-masing, termasuk melibatkan peran serta generasi muda dan masyarakat umumnya.

Aparat pemerintah di lingkup kelurahan dan lingkungan haruslah menunjukan langkah konkrit dengan upaya preventif (pencegahan) berupa deteksi dini di tingkat kelurahan bahkan upaya rehabilitatif berupa dukungan moril bagi mantan pecandu apabila ditemui ada di lingkungan masing-masing untuk dapat diarahkan kembali ke kehidupan sosial yang selayaknya.

“Hal ini sekiranya dapat menjadi perhatian untuk selanjutnya diterapkan dengan dibarengi fungsi pengawasan serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait, agar supaya apa yang menjadi harapan bersama dalam menjaga kamtibmas serta mencegah penyalahgunaan barang haram narkoba dapat terwujud,” imbuhnya.

“Saya mengajak para aparatur tetap solid dan bertindak profesional dalam menjalankan tugas, pertahankanlah apa yang sudah baik selama ini, tetap bangun komunikasi dan interaksi positif di tengah masyarakat, cegah sedini “penyakit masyarakat” lainnya, serta tetap fokus pada tugas dan fungsi masing-masing sebagai aparat di kelurahan dan lingkungan masing-masing,” tutupnya.

Hadir juga pada Rakor ini Kapolres Tomohon AKBP. Monang Simanjuntak dan Kepala Badan Narkotika Tomohon AKBP Nico Pangemanan Selaku pembawa materi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dra.Trusje Kaunang, para Camat dan Lurah serta seluruh perangkat kelurahan se Kota Tomohon.(micky)


Tidak ada komentar