Breaking News

Pemkot Tomohon Canangkan Gerakan Sadar Membayar Pajak Retribusi Persampahan.




Cahayamanado.com, (Tomohon)- Gerakan Sadar Membayar pajak Retribusi Persampahan dicanangkan Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak pada Senin (24/10). Gerakan Sadar Membayar (Gebyar) Retribusi Persampahan dilakukan Walikota, Wakil Walikota, Ketua DPRD  dan diikuti oleh seluruh jajaran pemerintah Kota Tomohon sampai ke para Lurah serta kepala lingkungan dan wakil kepala lingkungan se-Kota Tomohon. Membayar lunas retribusi sampah menjadi bagian penting bagi peningkatan PAD.

Hal ini dilaksanakan untuk memberikan teladan yang baik kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon. Seiring dengan upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah dari retribusi jasa pengangkutan dan pengelolaan sampah sekaligus penataan lingkungan yang bersih indah dan rapi.  

Dalam kesempatan ini Walikota mengingatkan kepada seluruh Aparatur Pemerintah Kota Tomohon untuk memperhatikan peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perijinan tertentu. Seperti retribusi jasa dalam persampahan atau kebersihan yang dikelola oleh Dinas Tata Ruang, Pertamanan dan Persampahan yang nantinya melalui para kepala lingkungan dan wakilnya serta para petugas lainnya yang telah ditunjuk untuk melakukan penagihan retribusi ini.

"saya menghimbau untuk Aparatur Sipil negara (ASN) dan non ASN sebelum menerima haknya seperti TPP, gaji dan honor untuk menunjukan kartu tanda telah membayar retribusi persampahan sebagai salah satu kewajiban, karena ASN dan tenaga Kontrak harus terus memberikan contoh dan teladan yang baik kepada masyarakat seperti membayar retribusi sampah yang telah diatur berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2012." ujar Eman.

Selanjutnya Kadis Tarumansa Dra O D S Mandagi mengingatkan untuk struktur dan besarnya retribusi pelayanan persampahan/kebersihan berdasarkan Perda Nomor 8 Tahun 2012, yakni retribusi setiap bulannya untuk kategori rumah tinggal/asrama yakni Bangunan darurat Rp.5000, Bangunan Semi Permanen Rp.10.000, bagunan Semi Permanen Bertingkat Rp.15.000, Bangunan Permanen Rp.20.000, Bangunan Permanen Bertingkat Rp.25.000.

Seterusnya jumlah retribusi perbulan untuk rumah kos yakni Penampungan sampai dengan 10 orang Rp.25.000, Penampungan 11-25 orang Rp.50.000, Penampungan 25-50 orang Rp. 100.000 dan penampungan 51 orang keatas Rp.150.000. Begitu juga dengan besaran retribusi untuk warung /kios yakni warung /kios sedang tidak menjual makanan Rp.25.000 dan warung/kios kecil Rp. 10.000.

"Dalam setiap keluarga atau pelanggan akan memiliki kartu pelanggan retribusi untuk tahun 2016 yang nantinya akan diberikan melalui para kepala lingkungan yang ada di masing-masing kelurahan. Pada prinsipnya setiap masyarakat yang telah menikmati pelayan persampahan/kebersihan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Tomohon wajib membayar retribusi." kata Mandagi.

Dengan adanya pelayanan pengelolaan sampah yang dilakukan Dinas Tarumansa maka diharapkan kepada seluruh komponen masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, dengan waktu yang telah ditetapkan sesuai jadwal pengangkutan yang ada. Serta tidak membuang sampah sembarangan baik di saluran air ataupun di tempat-tempat lain yang bukan tempat sampah.

"Masyarakat Tomohon adalah masyarakat yang cerdas dan beriman oleh karena itu mengedepankan pola hidup bersih dan sehat adalah bagian dari gaya hidup kita. Dengan Menjaga dan memelihara lingkungan sekitar, maka kita akan terhindar dari bencana banjir dan terjangkit penyakit." tutup Mandagi.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Wenur, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dra Truusje Kaunang, Asisten Ekonomi & Pembangunan Ronni Lumowa S Sos MSi, Asisten Administrasi Umum Ir H V Lolowang M Sc, Kepala Dinas Tata Ruang, para pejabat Pemerintah Kota Tomohon dan para kepala lingkungan dan wakil lingkungan se-kota Tomohon. (micky)


Tidak ada komentar