Breaking News

Main Curang, JMT Minta Sulut Hebat Didiskualifikasi




Foto bersama Wagub Steven Kandow dan Selda Mitra ir Farry Liwe bersama pemain futsal


CahayaManado.com, MANADO - Laga babak final pertarungan Jurnalis Sulut Festival Turnamen (JSFT) yang mempertemukan JMT Hebat (Mitra) dan Sulut Hebat (Pemprov Sulut) di halaman Kantor Gubernur Sulut, Kamis (15/9) berlangsung sengit dan nyaris ricuh karena permainan kasar tim Sulut Hebat yang terkesan ada keberpihakan wasit





Menurut Ketua JMT, Ruland Sandag sesuai dengan keputusan bersama dalam tecnical meeting siapa yang melakukan pemukulan langsung didiskualifikasi tapi ternyata wasit dan panitia tidak mengambil sikap.





 "Wasit dan panitia bilang sendiri di technical meeting siapa melakukan pemukulan didiskualifikasi. Bagimana dorang ndak bela dorang tu panitia," katanya.





Sementara Playmaker JMT, Stenly Kalumata mengatakan permainan kasar dari Sulut Hebat sangat mengganggu psikologis pemain JMT Hebat. Karena melakukan pemukulan sekaligus penganiayaan di dalam lapangan oleh pemain Sulut Hebat pada laga turun main pertama.





JMT melakukan protes keras dan sempat berniat untuk tidak melanjutkan pertandingan karena kecewa dengan ulah pemain Sulut Hebat yang terkesan main kasar dan curang namun tidak dihiraukan oleh wasit. Nyaris terjadi kekacauan mendekati peluit babak pertama tapi berhasil diredam oleh official masing-masing tim. 





Melalui bujukan panitia JMT akhirnya setuju melanjutkan pertandingan babak kedua. Namun trauma pada babak pertama ternyata sangat mengganggu psikologis pemain yang cenderung hati-hati sehingga kecepatan dan kecakapan menurun. Alhasil, kebobolan dua gol lagi.





 "Permainan final ini sangat jelas semua wasit berpihak ke tim Sulut hebat, pelanggaran tidak dihiraukan pada pemasukan gol pertama," ungkap Sandag juga selaku Kapten Tim JMT. 





Pertandingan berakhir dengan perolehan gol yang belum diakui menunggu keputusan paniitia.

Pasalnya pihak JMT langsung melayangkan surat protes dan panitia berjanji akan memanggil semua pihak Jumat (16/9) esok, wasit, panitia dan kedua tim untuk membuktikan pokok masalah yang disanggahkan dan hasil untuk menentukan siapa pemenang yang sebenarnya.
(rl)

Tidak ada komentar