Breaking News

JFE Terima Penghargaan Satya Lencana Pembangunan Dari Presiden RI.




Walikota Jimmy F Eman (ketiga dari kanan).








Cahayamanado.com,(TOMOHON)- Prestasi dan penghargaan Satya Lencana Pembangunan Bidang Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga dari Presiden Republik Indonesia kembali di boyong Pemerintah Kota Tomohon, atas prestasi dalam program KB dan Pengendalian Kependudukan, Keluarga Sejahtera Tahun 2016.





Kota Tomohon merupakan satu-satunya yang menerima penghargaan ini dari 15 kabupaten Kota di Sulawesi Utara. Tomohon termasuk dalam 5 Walikota yang mendapatkan penghargaan prestisius ini. Penghargaan ini diserahkan langsung Presiden RI Jokowi kepada Walikota Jimmy F Eman SE Ak pada tanggal 30 Juli 2016  di Alun-Alun Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur   jalan  El tari Nomor 1 Kota Kupang Provinsi  NTT.





Walikota saat menerima penghargaan ini mengatakan bahwa kiat-kiat sukses Kota Tomohon dalam mensukseskan program ini dilaksanakan melalui pemberian motivasi, pemahaman dan pengertian kepada keluarga-keluarga untuk terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam membangun keluarga yang kokoh mandiri dan kuat sesuai dengan program keluarga berencana. Begitu juga mengingatkan pemahaman-pemahaman yang baik dalam memberikan gizi yang sangatpenting bagi para Balita melalui peran orang tua masing-masing serta pemberdayaan perempuan dan keluarga.





“Penghargaan prestisius ini bukan semata-mata dalam kependudukan dan kemasyarakatan tetapi juga bermuara dari perolehan-perolahan sebelumnya yakni capaian Indeks Pembangunan Manusia yang terbaik di Sulut pada tahun sebelumnya, begitujuga dengan kepedulian kepala daerah dalam memberikan perhatian malalui pengalokasian anggaran dalam APBD, serta capaian keberhasilan keberhasilan dalam pemberdayaan masyarakat seperti pemberdayaan ekonomi kerakyatan juga torehan prestasi-prestasi lainnya  dalam pengelolaan keuangan yang meraih WTP tiga kali meruntun sekaligus mendapatkan pengakuan dari Pemerintah Pusat,”kata Walikota Eman.





Presiden Jokowi dalam sambutannya mengingatkan pentingnya pembangunan keluarga selain pembangunan infrastruktur. Pembangunan juga mencakup pranata sosial di dalam masyarakat yang di dalamnya terdapat keluarga, karena dari keluarga pula anak-anak Indonesia lahir dan diharapkan menjadi generasi bangsa yang unggul, berbudi pekerti luhur, dan siap bersaing. 





“Hari Keluarga Nasional (Harganas) harus dimaknai sebagai penguat fungsi keluarga terutama fungsi perlindungan terhadap anak dari kekerasan, dampak negatif teknologi dan akses informasi. Keluarga juga harus berperan aktif menumbuhkan dan menjadi agen perubahan bagi Gerakan Nasional Revolusi Mental, “ harap Jokowi.





Melalui Badan Kepedudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam peringatan puncak Harganas tahun 2016 ini juga memperkenalkan empat konsep besar bagi keharmonisan keluarga yakni keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, kekuarga berdaya, dan keluarga peduli serta berbagi. Presiden berharap empat konsep besar ini tidak hanya sekadar jargon tetapi ke depan menjadi suatu kerja nyata oleh BKKBN. 





Dalam kegiatan ini walikota didampingi Kaban KBPP  Ir.Corry Caroles bersama staff, Kabag Humas FF Lantang SSTP dan Sherly Bororing Camat Tomohon Timur. (micky)

Tidak ada komentar